Anda pernah mendengar istilah pH Balance? pH adalah ukuran ke seimbangan asam basa di dalam tubuh, kondisi basa (Alkali) biasanya di asosiasikan dengan kondisi yang positif / sehat, sedangkan asam (Acid) di kondisikan tubuh dalam ke adaan kurang sehat.
Menurut Riani Susanto ND CT, makanan tertentu dapat membuat tubuh jadi asam. Kondisi itu tak baik jika dibiarkan. Sebab, bakteri dan virus gampang menyerang. “Mereka juga gampang berkembang biak,” lanjut spesialis detoksifikasi itu. Memang, ketika kondisi tubuh mulai asam, biasanya ‘alarm’ alami tubuh akan mengeluarkan peringatan. Berupa batuk, pilek, atau penyakit berskala ringan yang dapat sembuh sendiri. Akan tetapi, jika tubuh terus-menerus dibiarkan dalam kondisi asam (dengan kadar keasaman yang makin meningkat), keadaan tubuh bisa memburuk. Bahkan, bisa muncul penyakit degeneratif (penyakit karena penurunan fungsi organ). Termasuk, kanker ataupun penyakit jantung koroner.
Pola makan yang seimbang seharusnya 80% makanan ber-alkali (buah, sayur, putih telur) dan cukup 20% saja makanan ber-acid (nasi, roti, ikan, daging). Tetapi kebanyakan kita justru lebih banyak makanan ber-asid, dan itu tidak bagus bagi kesehatan.
[click to continue…]
Jika anda mencari buku apa yang paling bagus mengenai nutrisi? The China Study menjadi pilihan yang paling tepat. Penulis buku ini bernama T. Colin Campbell PhD adalah seorang ilmuwan yang sangat brilliant, dia adalah salah satu penemu racun dioxin yang sangat mematikan.
….”Di awal karirnya beliau di tugaskan sebagai koordinator asistensi teknis untuk proyek skala nasional di Filipina, tugasnya adalah untuk memperbaiki kesehatan anak-anak yang kurang gizi disana. Tentu saja ini adalah pekerjaan mudah, karena sebagaimana yang telah dipercaya sebelumnya, anak-anak ini harus diberi protein sebanyak-banyaknya, itu saja. Dia percaya bahwa kekurangan gizi adalah sama dengan kekurangan protein.
Namun selama sepuluh tahun tugas di Filipina, dia menemukan satu rahasia yang tidak terbayangkan sebelumnya, yaitu anak-anak yang makan paling banyak protein, justru yang paling besar kemungkinan terkena penyakit kanker hati – dimana penyakit ini biasanya lebih banyak menyerang orang dewasa.
Satu hal lagi anak-anak yang kena penyakit ini umumnya adalah anak-anak orang kaya…”
Selama kurun waktu lima puluh tahun pengabdiannya pada bidang kesehatan di Amerika, ia telah berada di puncak dalam hal mendesain dan memimpin proyek riset berskala besar, salah satu penentu riset mana yang akan dibiayai untuk diteliti lebih lanjut, lalu mengolah riset ilmiah yang sangat banyak dan dari bernagai sumber untuk dituangkan dalam laporan panel ahli nasional di Amerika.
Salah satu proyek raksasa yang dipimpinnya adalah penelitian di Cina yang melibatkan ahli dari laboratorium riset kesehatan milik pemerintah cina, ahli dari China’s Academy of Medical Science, milik departemen kesehatan Cina, dan ahli dari Oxford University, Inggris. Team ini bekerja sama dengan Amerika melalui National Cancer Institute, Cornell University dan lainnya.
[click to continue…]