…”Saya menemukan bahwa orang-orang jepang yang meminum teh kaya antioksidan secara teratur juga memiliki karakteristik lambung yang sangat buruk. Para penganjur teh, contohnya, yang meminum banyak sekali teh hijau sebagai bagian dari pekerjaan mereka, sering menderita penyakit yang disebut gastritis atrofi, yang merupakan awal kanker lambung”…
Ingatlah apa yang telah dikatan oleh lebih dari 300.000 pengamatan klinis kepada saya: Seseorang dengan fungsi pencernaan yang buruk bukanlah orang yang sehat.
Dipandang dari sisi ini, mengapa hal-hal yang merusak lambung dan usus anda secara luas dianggap baik bagi kesehatan? Sebagian besar orang-orang cendrung hanya melihat satu aspek, atau satu efek, makanan atau minuman tersebut, dan bukan keseluruhan gambarannya.
Ambil Contoh TEH HIJAU
Tidak dapat di sangkal lagi bahwa teh hijau banyak mengandung antioksidan, dapat membunuh bakteri dan memiliki efek antioksidan yang positif. Sehingga terdapat suatu kepercayaan yang menyebar luas bahwa mengkonsumsi banyak teh hijau jepang akan memperpanjang hidup anda dan mungkin dapat membantu mencegah kanker. Namun, sudah lama saya merasa sangsi terhadap “mitos antioksidan” ini. Dan memang, data klinis saya menyangkal kepercayaan umum ini. Dengan meneliti pasien-pasien, saya menemukan bahwa orang-orang yang banyak minum teh hijau menderita masalah Lambung.
Memang benar bahwa antioksidan yang di temukan dalam teh adalah antioksidan berjenis polifenol, yang mencegah atau menetralisasi efek radikal bebas yang merusak. Namun, jika beberapa antioksidan tersebut menyatu, mereka menjadi sesuatu yang disebut TANIN. [click to continue…]
{ 0 comments }