Genetically Modified Organism
Apa itu GMO
GMO adalah mahluk hidup yang telah ditingkatkan kemampuan genetisnya melalui rekayasa genetis. Secara mudah dapat kamu pahami bahwa dengan rekayasa genetis, ”komponen” mahluk hidup ”dibuah”, disesuaikan, sehingga menjadi lebih unggul, semisal tahan hama, tahan penyakit, dan lebih banyak menghasilkan panen, atau menambah ”gemuk” hewan ternak.
Sebagai contoh, tanaman jagung yang mudah terserang hama, melalui rekayasa genetis, dapat di ”silangkan” dengan jenis bakteri yang dapat ”melawan” hama tersebut, sehingga jadi lah tanaman jagung type baru yang tahan hama.
Salah satu ancaman yang menyeluruh terhadap kemanusiaan adalah me modifikasi sumber makanan kita, dan salah satu alasan mengapa hal itu di benarkan terjadi, adalah karena kita terlalu jauh dari sumber-sumber makanan kita.
Anak-anak sekarang bahkan tidak menyadari berasal dari mana daging dan susu yang sering mereka konsumsi, misalnya mereka tidak pernah menginjakkan kaki di sebuah peternakan atau di ladang pertanian.., tidak pernah terpikirkan bagaimana sumber-sumber makanan tersebut di produksi.
Resiko GMO
Sebagai tambahan wawasan, untuk mendapatkan informasi mendalam bahaya makanan GMO, sangat di sarankan membaca buku Jeffrey Smith, Seeds of Deception dan Genetik Roulette.
Menurut dokumentasi dr smith, setidaknya 65 risiko kesehatan serius dampak dari mengkonsumsi produk GMO, yang di jabarkan sbb:
- Keturunan tikus diberi makan kedelai transgenik menunjukkan peningkatan lima kali lipat resiko kematian, bayi yang di lahirkan tidak cukup berat badan, ketidakmampuan bereproduksi
- Tikus jantan yang diberi makan kedelai Transgenik, mengalami kerusakan sel-sel sperma muda
- Dapat merubah Fungsi DNA dari Embrio Tikus yang di berikan makan Kedele Transgenik (GMO)
- Beberapa petani di AS telah melaporkan masalah kemandulan atau kesuburan antara babi dan sapi yang diberi makan Varietas Jagung GMO
- Penyidik di India telah mendokumentasikan masalah kesuburan, aborsi, kelahiran prematur, dan masalah kesehatan serius, termasuk kematian, di antara kerbau yang diberi makan biji kapas GMO .
- Hewan yang mengkonsumsi makanan GMO mengalami pendarahan perut, berpotensi bertumbuhnya sel pra-kanker, kerusakan organ dan sistem kekebalan tubuh, peradangan ginjal, masalah dengan darah, sel hati, dan kematian yang tidak dapat dijelaskan.
- Alergi terhadap kedelai telah meningkat setelah pengenalan cara menanam dengan metode GMO / Kedelai Transgenik
- Gen dari tanaman GMO men transfer bakteri usus manusia, yang mungkin akan mengubah flora usus Anda menjadi “hidup seperti pabrik pestisida”
Tidak seorang pun yang mengetahui sepenuhnya apa yang terjadi pada produk akhir ketika Anda menyambung gen baru (proses Mutasi Genetik tsb) dan kemudian mengkonsumsi produk hasil mutasi tersebut selama beberapa generasi. Satu-satunya hal yang dijamin adalah bahwa hal itu akan menciptakan efek samping yang mengejutkan.
Namun, menurut penelitian Smith, apa yang kita tahu adalah bahwa antara tahun 1994 dan 2001 – saat yang bersamaan dengan produk GMO’s membanjiri pasar – penyakit yang berhubungan dengan makanan meningkat dua kali lipat.
Produk Hasil GMO dapat menyebabkan
• alergis
• Toxic
• karsinogenik / potensi kanker
• Anti-gizi
Mungkin juga menciptakan penyakit-penyakit baru yang belum pernah kita lihat sebelumnya, selain dapat memacu peningkatan beberapa penyakit yang sudah kita miliki, seperti kanker.
Tips Menghindari Makanan GMO
Seperti dinyatakan oleh Smith, ada beberapa cara untuk Menghindari makanan GMO:
- Hanya membeli bahan makanan yang Organik
- Hanya membeli produk-produk yang mencamtumkan label Non GMO
- Cari informasi sebanyak-banyaknya produsen yang mensuplai makanan yang sangat berpotensi GMO sebelum anda mengkonsumsi atau menggunakanya seperti
- Kedele
- Jagung
- Kapas
- Canola
By – Dr Merkola

{ 3 comments… read them below or add one }
good info….
bisa kasih referensi detail, yg secara gamblang merujuk pada perusahaan mana yg free gmo dan perusahaan mana yg belum free gmo?
Utk indonesia kita belm tau persis, masalahnya regulasi mengenai pemberian label utk bahan pangan yg GMO di indonesia masih belm jelas…
Sementara lebih amannya cari bahan pangan yang organik dan sudah ada Label Organik sesuai dengan standar di indonesia atau Luar..
Info yang sangat berguna. Saya jadi ingin mendapatkan info yang lebih banyak lagi tentang produk2 non-GMO & produsennya. Go healthy life! Terima kasih.