Up Date Terbaru – Bayi Lahir Terpapar 300 Bahan Kimia

March 2, 2010

BPA FREEBayi yang lahir saat ini cukup berisiko karena beban racun yang berasal dari ibu mereka. Jika bayi terkena berbagai senyawa beracun dalam rahim, perubahan dapat terjadi baik secara langsung menyebabkan kanker, atau memperpanjang masa kepekaan terhadap karsinogen, sehingga membuat anak lebih rentan terhadap kanker, dan penyakit-penyakit lainnya, di kemudian hari.

Sebuah studi yang di lakukan EWG (The Environmental Working Group) adalah yang pertama menemukan bahan kimia BPA dalam darah tali pusat bayi, yang mendapatkan perhatian serius sehububungan dengan gangguan sistem endokrin, reproduksi dan kelainan sistem kardiovaskular, diabetes.

Bayi Baru Lahir… Terpapar 300 Toxic/Racun dari bahan Kimia

Sebelumnya Sebuah studi oleh EWG menemukan bahwa contoh darah bayi yang baru lahir rata-rata mengandung 287 racun, termasuk MERKURI , FIRE REATRDANT, PESTISIDA, dan bahan Kimia TEFLON.

Dari 287 Racun tersebut di ketahui bahwa
• 180 menyebabkan kanker pada manusia atau hewan
• 217 meracuni otak dan sistem saraf
• 208 menyebabkan cacat lahir atau abnormal (studi kasus pada hewan)

Menurut EWG kemampuan protein yang dapat mengikat reaksi kimia pada anak-anak juga sangat rendah, sehingga akan lebih banyak bahan kimia yang akan mencapai organ tubuh mereka, sementara sistem yang dapat membuang racun (detoksifikasi) setelah dewasa tidak sepenuhnya dapat di kembangkan. Ini merupakan tanda-tanda dan merupakan tantangan besar bagi anak-anak yang baru lahir hari ini..

11 Tips Menghindari Terpapar bahan-bahan kimia

Ada sekitar 75.000 zat kimia yang diproduksi secara teratur dan diimpor oleh industry besar di AS (di Indonesia kira-kira seperti apa ya?) . Alih-alih menyusun daftar panjang apa yang harus Anda hindari, akan jauh lebih mudah untuk berfokus pada apa saja yang harus Anda lakukan untuk memulai dengan gaya hidup sehat sebagai solusi meminimalisasi ter papar bahan-bahan kimia :

  1. Sebanyak mungkin, membeli dan memakan produk organik dan bebas pencemaran, makanan organik untuk mengurangi paparan pestisida dan pupuk kimia.
  2. Alih-alih mengkonsumsi Farm-raised fish (ikan hasil ternak yang di kemas dalam kemasan), yang sering kali terkontaminasi dengan PCB dan merkuri, bisa di ganti dengan suplemen minyak ikan dengan kualitas tinggi, atau makan ikan liar yang ditangkap dan sudah di uji oleh laboratorium untuk kemurnian.
  3. Perbanyak mengkonsumsi makanan mentah (raw food), makanan segar, hindari makanan yang di proses dan berbagai macam makanan kaleng atau yang dalam bentu kemasan. Dengan cara ini secara otomatis anda terhindar dari makanan additives yang di beri perasa, pewarna, pemanis, dan MSG
  4. Menyimpan makanan dan minuman di gelas daripada plastik, dan hindari menggunakan bungkus plastik dan kaleng makanan (yang sering dilapisi dengan kalimat yang mengandung BPA)
  5. Test air ledeng anda, jika terkontaminasi, pasanglah penyaring air pada semua kran (bahkan yang ada di kamar mandi Anda)
  6. Hanya menggunakan produk pembersih alami di rumah Anda.
  7. Ganti merek dalam perlengkapan mandi seperti sampo, pasta gigi, antiperspirants dan kosmetik. EWG bisa membantu anda menemukan produk-produk perawatan pribadi yang bebas dari ftalat dan bahan kimia berbahaya lainnya. (untuk mitra MELILEA sudah di persiapkan produk  kebutuhan sehari-hari yang bebas dari bahan kimia, karena dari Herbal )
  8. Hindari penggunaan penyegar ruangan buatan atau wewangian sintetis lainnya.
  9. Ganti panci dan wajan Teflon anda dengan keramik atau peralatan masak dari kaca.
  10. Ganti penutup shower kamar mandi dari bahan Vinyl dengan bahan yang terbuat dari kain

Di kutip dari berbagai sumber
– Dokter Mercola
Informasi tambahan bisa anda dapatkan dari Newyork Times

{ 5 comments… read them below or add one }

1 kimia asyik March 2, 2010 at 1:33 pm

Wah ternyata kimia juga bisa membahayakan tubuh manusia ya. Bahan-bahan kimia seperti metana ternyata juga berbahaya. Kalau gitu mau nanya nih bagaimana caranya kita agar bisa menghindari zat-zat atau bahan-bahan kimia bagi tubuh kita. Apa ada solusinya ?

Terimakasih buat jawabannya.

2 Melileaku March 3, 2010 at 7:38 am

solusinya sudah kami postingkan di artikel tsb..
1. Sebanyak mungkin, membeli dan memakan produk organik dan bebas pencemaran, makanan organik untuk mengurangi paparan pestisida dan pupuk kimia.
2. Alih-alih mengkonsumsi Farm-raised fish (ikan hasil ternak yang di kemas dalam kemasan), yang sering kali terkontaminasi dengan PCB dan merkuri, bisa di ganti dengan suplemen minyak ikan dengan kualitas tinggi, atau makan ikan liar yang ditangkap dan sudah di uji oleh laboratorium untuk kemurnian.
3. Perbanyak mengkonsumsi makanan mentah (raw food), makanan segar, hindari makanan yang di proses dan berbagai macam makanan kaleng atau yang dalam bentu kemasan. Dengan cara ini secara otomatis anda terhindar dari makanan additives yang di beri perasa, pewarna, pemanis, dan MSG
4. Menyimpan makanan dan minuman di gelas daripada plastik, dan hindari menggunakan bungkus plastik dan kaleng makanan (yang sering dilapisi dengan kalimat yang mengandung BPA)
5. Test air ledeng anda, jika terkontaminasi, pasanglah penyaring air pada semua kran (bahkan yang ada di kamar mandi Anda)
6. Hanya menggunakan produk pembersih alami di rumah Anda.
7. Ganti merek dalam perlengkapan mandi seperti sampo, pasta gigi, antiperspirants dan kosmetik. EWG bisa membantu anda menemukan produk-produk perawatan pribadi yang bebas dari ftalat dan bahan kimia berbahaya lainnya. (untuk mitra MELILEA sudah di persiapkan produk kebutuhan sehari-hari yang bebas dari bahan kimia, karena dari Herbal )
8. Hindari penggunaan penyegar ruangan buatan atau wewangian sintetis lainnya.
9. Ganti panci dan wajan Teflon anda dengan keramik atau peralatan masak dari kaca.
10. Ganti penutup shower kamar mandi dari bahan Vinyl dengan bahan yang terbuat dari kain

3 dhevan July 29, 2010 at 11:34 pm

wah…di jaman sekarang sulit menghindari makanan tanpa MSG, apalagi harus meneliti makanan yang akan kita konsumsi terlebih dahulu atau mengetes air ledeng,waduh sudah tidak punya alatnya juga tidak tahu caranya, bisa beri solusi dan cara meneliti yang sederhana?Trima kasih

4 Melileaku August 16, 2010 at 9:12 am

menghindarinya memang sulit.. satu-satunya jalan adalah dgn tindakan preventif dan secara berkala kita perlu membuang racun dari dalam tubuh dgn terapy detoksifikasi… http://melileaku.com/?page_id=398

5 ika August 30, 2010 at 2:24 am

untuk bayi usia 4 bulan di coba minum soya, berat badannya menurun dan kapasitas minumnya berkurang penjelasannya bagaimana???

Leave a Comment

You can use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Previous post:

Next post:

</