Informasi ini hanya sebagai petunjuk penting, khusus bagi anda yang berencana untuk memulai gaya hidup sehat.
Jika tidak bisa meninggalkan mengkonsumsi Daging ada baiknya di kurangi, khusus penderita diabetes tidak hanya harus diet gula/karbohidrat namun harus stop mengkonsumsi daging agar gula darah bisa normal.
Berikut informasi yang kami peroleh masalah yang di timbulkan dengan mengkonsumsi Daging.
Kanker
- Penyebab kanker bersifat multifaktorial, diet hewani adalah penyebab terbesar(35-50%) dari faktor lain : rokok, infeksi, pekerjaan, alkohol, geofisika, polusi, zat kimia, pengawet, pewarna, industri, obat-obatan.
- Dari lahir hingga saat di bunuh, hewan ternak mengalami stress, rasa sakit, rasa takut menghasilkan racun disekujur tubuh. Tubuh hewan mengeluarkan hormon adrenalin saat di bunuh.
- Usus manusia panjang, racun daging bertahan lama (5 hari), merangsang pembentukan sel kanker.
- Produk pertanian dengan pestisida pembunuh serangga (DDT) sebagai pakan ternak mengendap pada lemak hewan, sehingga Kandungan DDT pada daging 13 kali lebih banyak pada sayuran dan buah.
- Daging di jual di pasar diberi pewarna & pengawet seperti nitrit yang dirubah menjadi nitrosamine dalam tubuh, merupakan zat karsinogenik yang mematikan.
- Dalam 1 kg barbeque terdapat zat benzoprene setara dengan 600 batang rokok
- Daging pangang (barbeque) menciptakan dua jenis bahan kimia penyebab kanker payudara, lambung, usus besar dan rektum, berbagai jenis tumor.
- HCA(Hetrosiklik Amines) yang timbul dari memanggang dan menggoreng daging dengan sedikit minyak.
- PAH (Polisklik Aromatik Hidrokarbon) terserap dalam daging dari asap dan api yang tercipta karena melelehnya lemak pada arang yang menyala (misalnya memanggang sate)
Keasaman Darah (OESTEOPOROSIS)
- Normal PH darah 7.35 (basa). Bila keasaman tubuh tinggi, bisa menyebabkan daya tahan turun, radikal bebas menyerang, sel kanker berkembang, sel yang baik sebaliknya, dan juga menyebabkan pegurasan kalsium tubuh yang menyebabkan oestoporosis.
Penyumbatan Pembuluh Darah (PENYAKIT JANTUNG)
- Kandungan Kolesterol menyebabkan sumbatan pembuluh darah yang mengakibatkan gagal jantung, penyakit jantung koroner, sudden death, stroke, gagal ginjal.
- Makanan mula-mula buah, biji, sayur, kacang-kacangan dapat mencegah 90-97% serangan jantung.
Beban Ginjal Terlalu Berat
- Urea dan asam urat yg ada pd daging membebani ginjal 3-4 kali lebih berat, sehingga ginjal cepat rusak dan kristal asam urat yg tdk dapat dikeluarkan mengendap di sendi menyebabkan rematik, batu ginjal, pengerasan otot, tofi(tonjolan kulit).
Gangguan kontrol gula darah (Diabetes) – yang menghidap diabetes STOP makan DAGING!
- Pankreas mengahasilkan insulin untuk mengendalikan glukosa darah. Karena daging bersifat asam sehingga tubuh memerlukan insulin yang lebih banyak dan menyebabkan pankreas capek dan rusak hingga menyebabkan penyakit diabetes.
Infeksi Kuman
- Daging mengandung virus, bakteri, tumor dan sel kanker, parasit yang semuanya dapat ditularkan ke manusia.
- Bakteri E Coli 0157, yang lazim dalam usus besar sapi, tercemar pada daging dan tinja. Lihat Juga Secuil Artikel : Ketika Burger Menyebabkan Penyakit, Kelumpuhan dan Kematian
Sarat Bahan Kimia
- Untuk menghasilkan produksi daging yang maksimal, hewan dipaksa makan banyak, disuntik hormon pertumbuhan, obat penambah nafsu makan, antibiotik, obat penenang
FAKTA tentang DAGING
- Daging tidak mengandung Karbohidrat, tapi lemak & protein,
- Daging tidak mengandung serat
- Daging mengandung kolesterol
- Asam amino pada daging dengan rantai panjang (50 – 20.000) akan patah saat dicerna dan disambung dengan protein manusia. Memanasi makanan akan merusak asam amino pada daging, sehingga menjadi sampah dan racun serta beban tubuh. Daging harus dimakan mentah agar asam amino berfungsi optimal, tapi ini tidak lazim dilakukan manusia
- Daging mengandung lemak jenuh yang sangat tinggi penyebab penyakit jantung
TEMPE Sebagai Pengganti DAGING
Perbandingan TEMPE & Daging /100 gram
| Komponen | TEMPE | D. Sapi | D. Ayam | D. Kambing |
| Kalori | 149 | 207 | 302 | 154 |
| Protein | 18,3 | 18,8 | 18,2 | 16,6 |
| Lemak | 4 | 14 | 25 | 9,2 |
| Karbohidrat | 12,7 | 0 | 0 | 0 |
| Kalsium | 129 | 11 | 14 | 11 |
| Fosfor | 154 | 170 | 200 | 124 |
| Besi | 10 | 2,8 | 1,5 | 1 |
| Vitamin A | 50 | 30 | 810 | 0 |
Sumber: Direktorat Gizi Depkes 1992

{ 1 trackback }
{ 0 comments… add one now }