Studi Terbaru : Konsumsi Gula, Buruk untuk Kolesterol anda!

May 5, 2010

sugar2x-largeAnda Khawatir dengan tingkat kolesterol? Sebaiknya dari sekarang Anda harus mengurangi asupan gula.

Selama bertahun-tahun, para ahli medis mengatakan bahwa untuk mengurangi risiko penyakit jantung, hindari mengkonsumsi Lemak Jenuh (lemak hewani) dan perhatikan tingkat kolesterol tubuh. Mereka juga mengetahui bahwa asupan gula tinggi terkait dengan kondisi kesehatan yang buruk, termasuk obesitas, tekanan darah tinggi dan faktor risiko lain untuk penyakit jantung dan stroke.

Sebuah Studi Terbaru yang membuktikan hubungan yang sangat dekat antara asupan gula dengan tinggkat kolesterol pada orang dewasa

Peneliti di Emory University dan Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta memeriksa asupan tambahan gula dan lemak darah di lebih dari 6.100 orang dewasa.

Dengan menambahkan gula termasuk gula dapur, gula merah, high-fructose corn syrup, madu, molasses, sirup beras coklat, dan pemanis kalori lainnya dalam makanan yang diproses – misalnya, dalam minuman ringan, es teh, permen, kue, biskuit dan buah kaleng. Tidak termasuk: gula dalam buah, jus 100% buah. Di sebutkan oleh Journal of the American Medical Association:

Orang-orang yang mengkonsumsi asupan gula tinggi cenderung menurunkan kadar HDL (Kolesterol Baik) dan meningkatkan kadar triglycerides (lemak darah).

Menurut Miriam Vos seorang penulis senior dan asisten Profeor di Emory mengatakan “ kita harus membiasakan diri mengkonsumsi makanan dan minuman yang kurang manis” . Kebanyakan orang-orang hanya focus untuk menghindari mengkonsumsi lemak sehingga mereka tidak memperhatikan bahaya dengan mengkonsumsi gula. Data ini menunjukkan bahwa kita tidak bisa mengabaikan satu hal dan hal lainnya kita ambil dalam jumlah yang tinggi.

The American Heart Association mengatakan sebagian besar perempuan harus mengkonsumsi gula tidak lebih dari 100 kalori, atau 6 ½ sendok the per hari. Kebanyakan pria harus mengkonsumsi tidak lebih dari 150 kalori atau 9 ½ sendok teh per hari. “Data kami sangat mendukung pedoman ini,” ujar Vos.

Johnson Rachel, seorang profesor nutrisi di University of Vermont dan penulis utama laporan asosiasi jantung pada gula, mengatakan studi ini memperkuat fakta bahwa orang perlu memperhatikan lebih dekat dengan asupan gula.

Vos mengatakan “Jika Anda sedang mencari cara untuk mengurangi atau meninggalkan asupan gula berlebih, maka hindari Soft drink, limun, pemanis teh. Mereka merupakan sumber utama gula yang ada dalam makanan

TIPS

  • Mengikuti petunjuk American Heart Association, takaran asupan gula untuk wanita (6 ½ sendok teh / 25gram per hari) dan untuk pria 9 ½ teh per hari / 38 gram). Kurang dari takaran tersebut akan lebih baik untuk jantung anda.
  • Jangan minum minuman manis dengan gula, sirup jagung fruktosa tinggi (high fructose corn syrup) atau pemanis kalori lainnya.
  • Batasi jus buah tidak lebih dari satu cangkir sehari
  • Tidak perlu khawatir gula alami yang ada di buah, susu dan yogurt polos (tanpa perasa tambahan)

Lihat gambar di bawah ini, 1 kaleng minuman ringan PEPSI sekitar 20 Oz sama dengan  mengkonsumsi 17.5 sendok teh Gula…..

gula

sumber : usatoday.com

Leave a Comment

You can use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Previous post:

Next post:

</