Ketika Sumber Makanan kita Kehilangan Nutrisi

September 7, 2010

Dalam dunia yang sempurna, kita bisa mendapatkan semua nutrisi yang kita butuhkan dari makanan yang kita makan. Namun sangat di sayangkan, kita tidak hidup di dunia yang  tidak sempurna. Inilah masalahnya.

Sayur-sayuran yang bermanfaat sebagai nutrisi yang sangat vital untuk tubuh kita telah kehilangan kemampuannya, hal ini bisa kita rasakan.

Salah satu alasan utama adalah karena petani menanam sayuran terlalu banyak di area yang sangat terbatas/kecil

Anda tidak dapat menanam 10.000 sayur-sayuran di lahan yang hanya mampu menampung 100 saja dan mengharapkan mereka dapat menghasilkan nilai gizi yang sama. Tentu saja tidak cukup micronutrients yang di butuhkan di sekitarnya. Ini disebut dilusi effect.1

Dan itu hanya salah satu faktor yang menyebabkan kandungan gizi sayur-sayuran menjadi sangat rendah.

Begitu juga dengan Mineral, tanah pertanian saat ini hanya mampu menghasilkan mineral dalam jumlah yang sangat kecil. Petani raksasa yang tumbuh pesat, sebagian besar menggunakan pupuk dan menggunakan cara yang praktis untuk mensterilkan tanah – hasilnya sangat sedikit mineral yang bisa di serap sayur-sayuran itu.

Bahkan bibit yang mereka gunakan untuk tanaman pangan kita telah Dimodifikasi secara Genetik (GMO) agar bertumbuh lebih cepat dan lebih besar, sehingga hanya banyak air dan nutrisi-nutrisi penting sedikit di hasilkan.2

GMO merupakan salah satu cara dari petani untuk mendapatkan hasil panen yang lebih cepat dan hasil yang lebih besar, sehingga sayur-sayuran akan terlihat lebih indah untuk di pajang di rak-rak toko atau super market lokal. Ini adalah bencana bagi kita, karena mengkonsumsi makanan yang tidak jelas, sayuran hijau yang tidak banyak mengandung nutrisi.

Bahkan, kandungan mineral rata-rata sayur-sayuran – seperti kubis dan bayam – telah turun lebih dari 80% dalam 50 tahun terakhir.

Seperti yang dapat Anda lihat dalam tabel ini, 1963-2000 tingkat vitamin C dalam sayuran sawi sudah turun lebih dari 60%, dan kandungan magnesium telah turun lebih dari 80%! Saya juga menemukan bukti yang menunjukkan tingkat kalsium dalam brokoli telah hilang dari 130 mg pada tahun 1950 menjadi hanya 48 mg ! 3

melileaku
Penurunan nilai gizi sawi sejak tahun 1963

Nutrisi penting ini dapat membantu mendetoksifikasi tubuh Anda, menyediakan sel-sel Anda dengan energi, dan membantu mengendalikan produksi hormon.

Lima puluh tahun yang lalu, nutrisi dari makanan ini sangat mencukupi dan tidak ada masalah. Tapi sekarang, untuk mendapatkan nutrisi (vitamin dan mineral) yang sama dengan sayur-sayuran seperti bayam yang di tanam 50thn lalu Anda harus mengkonsumsi 10 porsi bayam saat ini.4

Tapi ada satu cara yang dapat Anda lakukan…

Sangat di sarankan Anda memilih mengkonsumsi sayura-sayuran yang di hasilkan secara organik. buah-buahan dan sayuran organik tetap yang paling padat dengan gizi. Mereka tumbuh menggunakan pupuk yang lebih baik dan dalam jumlah yang tidak terlalu berlebihan di bandingkan yang di tanam secara konvensional, hal ini penting untuk membantu mempertahankan  vitamin dan mineral penting. Anda bisa dapatkan di sebagian besar toko-toko/supermaket .

Sementara jika anda merasa kurang untuk mendapatkan asupan nutrisi penting, di sarankan untuk mengkonsumsi makanan pengganti (food Replacement) atau makanan tambahan (Food Supplement). Perlu diketahui bahwa tidak semua suplemen adalah sama. Sangat penting bahwa yang anda konsumsi haruslah suplemen yang alami dan berasal dari makanan yang nyata, bukan dari bahan-bahan kimia sintetik.

Al Sears, MD

Makanan yang saya konsumsi  dari tahun 2007 hingga sekarang adalah Melilea GreenField Organik, bermanfaat untuk membantu proses detoksifikasi tubuh melalui lever dan saluran pencernaan, GFO adalah makanan organik yang mengandung serat tinggi dan berperan penting sebagai  anti inflamasi, dapatkan informasi selengkapnya di sini

Leave a Comment

You can use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Previous post:

Next post:

</